Pondok Pesantren Salafiyah Al Furqon yang merupakan suatu Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan Islam Al Furqon Magelang (Ustadz Muhammad Wujud)
Baca Profil Lengkap https://ppsaalfurqon.ac.id/profil/
Pondok Pesantren Salafiyah Al Furqon yang merupakan suatu Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan Islam Al Furqon Magelang (Ustadz Muhammad Wujud)
Baca Profil Lengkap https://ppsaalfurqon.ac.id/profil/

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الحمد لله نحمده ونستعينه، ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، صلى الله عليه وسلم تسليمًا كثيرًا.
kaum muslimin semuanya yang dirahmati Allah, kita sering kali menganggap waktu berjalan begitu cepat dan sering kali kita lalai dalam memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang sangat bernilai di sisi Allah. Rajab adalah seperti ladang yang harus kita tanam dengan amal kebaikan, dan pada waktunya nanti, ladang tersebut akan memberikan hasil yang berlipat ganda. Seperti halnya petani yang menanam bibit dengan penuh perhatian dan kesabaran, kita juga harus menyemai niat baik dan amal shaleh di bulan yang penuh berkah ini.
Rajab juga menjadi momentum untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan yang Barokah. Oleh karena itu, bulan Rajab selayaknya digunakan oleh umat Islam sebagai waktu untuk berintrospeksi, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbaiki akhlak.
Asal usul nama bulan Rajab tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan Arab pra-Islam yang sangat menghormati bulan-bulan haram. Nama “Rajab” sendiri mengandung makna penghormatan dan pengagungan. Dalam tradisi Arab, bulan Rajab menjadi bulan yang suci, di mana tidak ada peperangan atau kekerasan yang diperbolehkan.
Kata “Rajab” dalam bahasa Arab (رجب) memiliki akar kata yang berkaitan dengan arti “menghormati” atau “mengagungkan.” Kata ini berasal dari kata “رَجَبَ” (rajaba) yang berarti “menghormati” atau “menjaga.” Dalam konteks bulan Rajab, nama tersebut mencerminkan pentingnya bulan ini sebagai waktu yang dihormati, dihargai, dan dihindari dari perbuatan buruk. Dalam tradisi Arab sebelum Islam, bulan Rajab juga dihormati karena merupakan salah satu dari empat bulan haram, di mana peperangan dan kekerasan dilarang keras.
Sebagai bagian dari bulan-bulan haram, Rajab memiliki keistimewaan khusus di kalangan masyarakat Arab pra-Islam. Bulan Rajab menjadi salah satu waktu di mana suku-suku Arab berhenti dari konflik dan peperangan. Pada waktu ini, mereka merasa wajib untuk menahan diri, menjaga hubungan yang damai antar suku, serta memperhatikan hukum adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Rajab adalah salah satu bulan dari empat bulan haram yang disebutkan dalam Al-Qur’an, selain bulan Zulqa’dah, Zulhijjah, dan Muharram. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman dalam Surah At-Tawbah ayat 36 yang menyatakan:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّماَوَاتِ وَاْلأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ فَلاَتَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Alloh adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Alloh di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.
Setelah kedatangan Islam, bulan Rajab tetap dipandang sebagai bulan yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan. Meski tidak ada kewajiban tertentu seperti puasa di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, membaca Al-Qur’an, maupun berdoa, serta amal saleh lainnya, karena bulan ini merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan keberkahan. Marilah kita perbanyak amal kebaikan, istighfar, doa, dan semua bentuk ibadah, serta menjaga diri kita agar tetap di jalan yang benar. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan ini sebaik-baiknya dan mendapatkan keberkahan dari Allah
Ya Allah, Engkau lah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami memohon kepada-Mu agar Engkau memberikan kami kekuatan untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan di bulan Rajab ini. Jadikan bulan ini sebagai bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, dan rahmat-Mu. Ya Allah, ampuni dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, dan dosa seluruh umat Islam. Jauhkan kami dari segala keburukan dan lindungi kami dari segala bentuk kejahatan. Semoga kami bisa menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan amal yang diterima oleh-Mu.